Minggu, 23 Desember 2012

When I was in Sitanala

Standard
Bismillahirahmanirrahim.. ^^
Maaf sekali baru melanjutkan kisah-kisah ku. Hari Kamis yang lalu tanggal 20 Desember Maufi baru selesai UAS, so sekarang bisa melanjutkan ceritanya di Sitanala. :D

Pertama, Maufi beserta peserta yang lain berkumpul di Stasiun UI, Depok. Kami berangkat ke Tangerang dengan kereta api.Ternyata, peserta dari FIK (Fakultas Ilmu Keperawatan) tidak hanya Maufi saja, tetapi ada lima orang lagi. Mereka adalah Kak Nisa, Kak Rigel, Kak Ajeng, Kak Tia, dan Kak Dita. Kenapa pakai 'kak'? Karena mereka adalah seniorku. Kak Dita angkatan 2009 dan sisanya angkatan 2010.

Dalam perjalanan menuju Tangerang, Maufi berbincang-bincang dengan Kak Tia. Ternyata, Kak Tia salah satu anggota K2N UI 2012! Wow, it's amazing! Why? Karena Maufi ingin sekali ikut pengabdian masyarakat di daerah pedalaman bersama K2N UI. Allah memang tahu mana yang terbaik. Seandainya Maufi lolos GUIM, pasti Maufi tidak akan mencari-cari kegiatan lain dan tidak akan mengenal Kak Tia di LCC UI sebagai anggota K2N 2012. Okee sip, Maufi banyak mendapatkan informasi ~ ~

Sampai di Sitanala sekitar pukul 19.00. Istirahat sebentar, makan malam, sholat, dan berkenalan dengan metode games. Di sana Maufi banyak mendapatkan kenalan. Ohiya! Maufi merupakan peserta 4th Mini Workcamp angkatan 2012 satu-satunya loh! Kebanyakan dari mereka adalah angkatan 2011, 2010, 2009, dan 2008. Kakak-kakaknya Maufi semua..hihi ^^

Keesokan paginya, Pada tanggal 26 Oktober 2012, Hari Raya Idul Adha! Pagi harinya, Maufi melaksanakan shalat ied di masjid bersama peserta yang lain dan warga di Sitanala. Pertama kalinya Maufi melaksanakan shalat ied di sepanjang hidupnya! Hari itu merupakan hari yang sungguh istimewa..

Setelah melaksanakan shalat ied, semua peserta makan pagi. Nah, di LCC UI ini unik! Kenapa? setiap sebelum makan, pasti menyanyikan sebuah lagu bersama-sama. Lagu itu berjudul "Lagu Persahabatan".Yaaa, cara tersebut memang sangat efektif untuk memberikan kenangan tersendiri ketika mengikuti sebuah kegiatan. Sebenarnya Maufi ingin bercerita saat kegiatan Home Visit saja. Karena memang Home Visit merupakan jantung dari seluruh kegiatan di Sitanala
Home Visit adalah kegiatan dimana seluruh peserta mengunjungi rumah seseorang yang dahulunya pernah menderita kusta. Kebetulan, Maufi bersama Kak Ajeng dan Kak Zein mengunjungi seorang bapak yang berumur sekitar 60an. Kisah hidup bapak yang berinisial T ini sangat mengharukan sekali dan penuh perjuangan.

Beliau ini hidup bersama anak laki-lakinya yang berinisial A. A masih kelas 5 SD. Hal yang membuat Maufi sedih adalah mereka ditinggal sesosok perempuan yang paling berharga karena mengidap penyakit komplikasi. A ditinggal oleh ibunya saat dia kelas 2 SD. Saat ini dia tinggal bersama bapaknya yang memiliki keterbatasan, baik fisik maupun materi. Kedua tangan pak T sudah tidak dapat difungsikan secara sempurna akibat penyakit kusta yang pernah beliau derita. Mata beliau tidak begitu sempurna untuk melihat dari jarak jauh, hanya bisa melihat dengan agak jelas dari sekitar jarak 2m. Mereka hidup serba terbatas, serta serba tergantung pada bantuan orang lain untuk memenuhi kehidupannya. Ketika Maufi mendengar Pak T bercerita, air mata Maufi sudah tidak dapat di bendung lagi. Lalu dia berkata pada Kak Ajeng, "Kak, gak kuat, mau nangis". Kata kak Ajeng, "Perawat gak boleh nangis di depan pasien, harus kuat". Ketika air mata Maufi sudah hampir jatuh, dia mengarah keluar pintu dan mengusap air matanya tanpa sepengetahuan Pak T. Lalu kembali mendengarkan cerita Pak T.

Hal yang dapat menjadi pelajaran dari seorang Pak T ini adalah perjuangannya yang sangat gigih. Beliau berkata bahwa beliau akan berusaha mati-matian untuk membiayai A sekolah. Begitu beratnya hidup yang dihadapi beliau, tak membuatnya gila. Beliau juga berkata, "sekarang mah neng, banyak orang yang fisiknya sempurna tapi gak waras. Saya mah yang penting kuat iman". Maufi tidak bisa membayangkan apabila menjadi A. Mungkin Maufi tidak bisa sekuat A, ditinggal ibunya dan hidup serba keterbatasan. Maufi jadi membayangkan sosok bapak di rumah. Begitu besarnya pengorbanan beliau untuk Maufi sama halnya perjuangan Pak T untuk A, anaknya. "Ya Allah lindungi mereka.. ternyata masih banyak orang yang lebih menderita daripada aku.. :'("

Malam harinya, semua campers berbagi cerita yang telah mereka dapat dari hasil home visit di siang harinya. Yaaa mereka semua sama seperti Maufi, merasa termotivasi dan terinspirasi dari cerita masing-masing villagers. Esok pagi, Maufi dan Kak Ajeng pamit pulang ke Pak T dan A. Ketika kami sampai di rumahnya, pak T sedang mengepel lantai rumahnya. Subhanallah! Walaupun beliau memiliki keterbatasan tetapi masih tetap mengepel. lalu, apa yang sedang dilakukan A di rumah? Menurut teman-teman bagaimana? Apakah A sedang bermain? sedang tidur? sedang bermalas-malasan? Jika dalam benak teman-teman seperti demikian, teman-teman salah besar! kalian tahu apa yang sedang dilakukan A ketika Maufi dan Kak Ajeng datang? A sedang mencuci baju. Yaaaa, begitu luar biasanya seorang anak kecil mencuci bajunya sendiri dan baju bapaknya.

Pada kesempatan terakhir bertemu Pak T saat itu, beliau memberi petuah kepada Maufi dan Kak Ajeng. Petuah mengenai mencari jodoh loh! :p
Beliau bilang, kalau mencari jodoh, jangan dilihat dari fisik dan kesuksesannya, tetapi dari hati! Begitulah kiranya pesan beliau untuk kami. hehe.. :D
Selain itu, beliau bilang kalau sangat membutuhkan pendamping sebagai tempat berbagi, berdiskusi, dan saling melengkapi. Seharusnya kita bersyukur memiliki orang tua, teman serta orang-orang yang bisa kita ajak diskusi dan bercerita jika mengingat harapan Pak T.

Maufi tidak hanya membawa sejuta kisah inspiratif dari villagers di Sitanala, tetapi mendapatkan rasa kekeluargaan walaupun hanya sebentar.Satu hal yang unik dari kegiatan ini, yaitu amplop untuk masing-masing campers yang berisi surat-surat dari campers lain. Berikut adalah isi surat yang ada di dalam amplop Maufi.. :-D

"Welcome to LCC Family - Lia"
"Okaeri, (means 'welcome home') I hope this mini workcamp, LCCUI, and people affected by leprosy have remain you about home. It's full with love, respect, and careness to others :D - Wiguna"
"Iin yang kecil-kecil cabe rawit, seneng deh bisa mengenal sosok Iin di mini workcamp ini. Yuk, kita membuat lebih banyak senyuman lagi. Tetep setia ikutan acara-acara LCC UI ya. Keep in touch! -Ncan"
"Adeekk... Sukses terus ya untuk kuliah dan kegiatan sosialnya. Ditunggu di K2N UI 2014 ^_^ hee.. Ide PKM-Mnya boleh dikembangin. Oke??? -Kak Tia"
Amin Ya Allah.. o:-) Oke sip kak, ayo sama-sama kita realisasikan.. :-)
"Dear junior, Belajar yang tekun, senang bisa kenalan sama kamu. Semangat eaa :p -NN"
 Walaupun tanpa nama, aku tau, ini pasti Kak Ajeng deh! haha :-D
"Halloo..Iin! Kesan pertama ngeliat lw tuh imut, polos, bully-able (hehehe) dan muka lw 65% mirip adik sepupu gw yg di jawa.. Ohya, seneng deh bisa kenal sama Iin. Thanks for coming! Regards, Madinah"
 Hahaha, aku juga seneng kenal sama kak Dina, makasih kak.. :-)
"Sori banget ya in, gw lupa ma nama lo. tapi itu emang kelemahan gw. Hehehe... ^.^ Tapi tenang aja gue gak akan melupakan nama lo lagi kok. InsyaAllah. Senang bisa berkenalan dengan lo In. -Zein"
 "Dear Iin, maba 2012 satu-satunya yg menjadi bagian dari campers. Selalu menebar kebermanfaatan ya de.. Sukses untuk kuliah dan karirnya. :-) -NN"
"Iin, I hope you enjoyed your first day on mini work camp. I feel gland knowing such young girl like you highly enthusistic to be involved on work camp. Keep spirit! -Galih"
"Aslkm Wr.Wb. Ciee yang muda yang berprestasi.. :p Asiik.. Tetep semangat berkontribuso, kontribusi gak mengenal usia :) Love you because Allah..Wslm Wr.Wb -Nisa"
"Dear Iin, Kamu imut banget deh kayak aku. Polos-polos gimana gitu. Meski masih maba kamu udah berani banget untuk ikut acara ginian. Keren Uey! Kamu harus berani mencoba hal-hal baru ya say. Semoga ini akan menjadi pengalaman yg bagus.. ^_^ -NN"
"Iin, Makasih udah bergabung di LCC UI, -Erni"
"Iin, you are such a nice person, I knew it since I saw you chat with grandma near our base camp. Somehow I feel that I haven't know you so well during our time together in this mini workcamp, but I'd like to know you more un the future if you don't mind. hehe However, thank you so much for your caring ti the villagers, campers, and LCC during this mini workcamp. I hope that this is the beginning for you to be part of our big family in LCC -NN "
"Halo Iin, aku pikir aku angkatan termuda ternyata ada kamu. Semoga di event-event berikutnya kamu juga bisa ikut. Waktumu masih banyak. Smangaat -NN"
"Ouh, little girl from Madura. So proud of you deh!! teruskan berkontribusi ya!! Sesungguhnya u will get more of what you did today in the future. Maav ya kalo selama di sini ada salah -Fauzi"
"Iin itu tidak banyak bicara, tapi kamu sangat ramah. Seneng bisa kenal iin, eh Mau...hahaha -Vio"
"IIN CANTIK BANGET! I LOVE YOU MAKIN SEHAT, MAKIN MONTOK YA! :* xoxo -NN"
Hahaha, aku tau, ini pasti kak Igeeeeeeel yang cantiks :*
"Iin, the youngest campers. Terimakasih sudah bergabung ke acara LCC UI. Semoga ga bosen utk ikut acara LCC UI yg lain. Thanks a lot ^_^ -NN"
"Salam kenal, Iin! Grazie! -NN"
"Assalamualaikum -ARS"

Yaaaa begitulah apa yang terjadi di Sitanala waktu itu. Allah memang benar-benar menggantikan sebuah impian dengan hal yang lebih indah. Percayalah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi setiap umatnya. Meskipun kita menganggap hal yang terjadi merupakan sesuatu yang buruk untuk kita, namun bagi Allah tidak! Karena segala sesuatu yang terjadi merupakan kehendak Allah dan pastinya terbaik untuk kita semua. Percayalah! :-)