Sabtu, 16 Agustus 2014

Tulisan Pertama di Koran

Standard
Hei! Readers! Apa kareba? Semoga sehat selalu ^^
Sudah setahun lamanya tidak menulis di blog, rasanya kayak putri tidur yang baru dibangunin sama pangerannya. hihi..

Let's see. Kali ini saya mau berbagi kebahagiaan. Apa itu?
Seperti yang tertera pada judul postingan ini. AKHIRNYA Tulisan saya di muat di koran! Ah, betapa bahagianya saya :D

Menulis. Satu kata kerja yang mudah saya ketik namun sulit untuk merealisasikannya. Tahu kenapa? Kalian yang jarang menulis seperti saya juga pasti tahu. Betapa sulitnya menemukan ide untuk menulis. Betapa sulitnya memulai kalimat pertama pada sebuah tulisan. Betapa sulitnya mengelaborasikan kalimat-kalimat menjadi sebuah tulisan yang enak dibaca. Ya, Aku paham itu. Dan pasti kalian pasti paham juga.

Banyak tokoh-tokoh terkemuka mengatakan bahwa menulis adalah penting. Kalau kata Pramoedya Ananta Toer,
Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
Aku juga sama seperti kalian. Awalnya tidak pernah membuat tulisan, malas untuk membuat sebuah tulisan karena terasa sulit dan tidak bisa menemukan bagaimana caranya memulai dan membuat tulisan yang baik. TAPI, HEY! Ternyata Tulisanku BERHASIL dimuat di salah satu koran yang cukup terkemuka di Indonesia.

Meskipun tulisan saya baru sekali masuk koran, saya akan mencoba bercerita
bagaimana saya bisa melampaui ketercapaian ini dalam hidup saya.

Sebenarnya, sedari dulu saya sudah senang menulis diary. Apa hubungannya? Tentu saja ada. Menurut saya, ini tanda awal kalau saya cukup suka menulis. Namun, saya tidak pernah menyadari hal itu dan tidak pernah mengeksplor serta mengembangkan diri. Sampai akhirnya saya bergabung kedalam kelompok studi yang concern terhadap penulisan, kajian, dan penelitian. Sejak saat itu, saya mulai terpacu untuk mencoba membuat tulisan dan submit ke salah satu media massa (koran). Bagaimana menurut kalian? Inilah salah satu kuncinya. Masuk kedalam medan magnet yang sama. Tahu medan magnet kan? ketika kita berada di dalamnya, bahkan disekelilingnya, kita akan merasakan energinya. Apalagi masuk kedalamnya? Energi yang luar biasa bisa kita dapatkan. Semangat dan Optimisme.

Tidak cuma sampai disitu. Salah satu kunci terbesarnya lagi ada effort kita. Seberapa besar usaha kita untuk mencoba menulis. Jujur, sudah empat tulisan yang sudah saya coba buat. Dan usaha yang kelima inilah yang dimuat di koran. Jangan pernah pantang menyerah untuk selalu mencoba dan memperbaiki. That's it.

Kunci tambahan, tulislah apa yang kamu sukai. Ketika kamu suka, kamu akan menaruh seluruh kata-kata yang kamu tulis dengan sepenuh hati. Percaya atau tidak, energi rahasia dibalik kata-kata itu akan tersampaikan kepada pembaca.

Nah, lalu bagaiman sih membuat tulisan yang baik dan bagus? Saya tidak bisa memberikan jawaban ini secara sempurna karena saya masih amatiran dan masih belajar. Tapi, saya akan bercerita dari pengalaman saya.

Kalau menurut sepengalaman saya, seberapa sering kamu membaca buku, sejauh itulah pemikiran-pemikiranmu terhadap ide untuk menulis. Sejauh itu pulalah kamu mengeluarkan kosakata yang indah. Tapi, tentu saja buku-buku dibaca juga mempengaruhi gaya menulis dan kosakata kita. Sejauh ini, saya mencoba untuk membaca koran, buku-buku karya tokoh sejarah seperti Soekarno, Mochtar Lubis, Soe Hok Gie, dan lain-lain. Banyak membaca akan memperluas wawasan, pemikiran, dan kosakata kita. Cobalah! :)

Yap, itu saja. Yang paling penting adalah TERUSLAH MENCOBA. That's all. Ini adalah tulisan pertama saya yang dimuat, Rekonsiliasi, Awal Pembangunan. :)




3 komentar :

Ipang GalTimPas mengatakan... Reply Comment

Salut mah sama saudaraku ini...
terus kembangkan kreativitas mu saudaraku...
saya bangga mengenalmu...
thanks for inspiring me this lately...
great job... (y) (y)

Ipang GalTimPas mengatakan... Reply Comment

Salut mah sama saudaraku ini...
terus kembangkan kreativitas mu saudaraku...
saya bangga mengenalmu...
thanks for inspiring me this lately...
great job... (y) (y)

Maufiroh mengatakan... Reply Comment

Hai, Saudaraku! Terima kasih sudah berkenan untuk mampir dan membaca oret-oretan hidup saudarimu ini. Hehe.. Mari sama sama berjuang untuk mengembangkan diri! Yeay! :))